Jumat, 11 September 2009

ROMANTIKA De Javu



Suatu waktu, ketika aku sedang berkomunikasi dengan seorang wanita pujaan hatiku, tiba-tiba ia mengatakan “De Javu banget sih…” Aku baru sadar ternyata aku pun merasakan hal yang sama. Aku dan dia tengah mengalami de javu…

Hampir semua dari kita pernah mengalami apa yang dinamakan deja vu: sebuah perasaan aneh yang mengatakan bahwa peristiwa baru yang sedang kita rasakan sebenarnya pernah kita alami jauh sebelumnya. Peristiwa ini bisa berupa sebuah tempat baru yang sedang dikunjungi, percakapan yang sedang dilakukan, atau sebuah acara TV yang sedang ditonton. Lebih anehnya lagi, kita juga seringkali tidak mampu untuk dapat benar-benar mengingat kapan dan bagaimana pengalaman sebelumnya itu terjadi secara rinci. Yang kita tahu hanyalah adanya sensasi misterius yang membuat kita tidak merasa asing dengan peristiwa baru itu.

Keanehan fenomena deja vu ini kemudian melahirkan beberapa teori metafisis yang mencoba menjelaskan sebab musababnya. Salah satunya adalah teori yang mengatakan bahwa deja vu sebenarnya berasal dari kejadian serupa yang pernah dialami oleh jiwa kita dalam salah satu kehidupan REINKARNASI sebelumnya di masa lampau.

Menurut Tonegawa, tikus normal mempunyai kemampuan yang sama seperti manusia dalam mencocokkan persamaan dan perbedaan antara beberapa situasi. Namun, seperti yang telah diduga, tikus-tikus yang dentate gyrus-nya tidak berfungsi normal kemudian mengalami kesulitan dalam membedakan dua situasi yang serupa tapi tak sama. Hal ini, tambahnya, dapat menjelaskan mengapa pengalaman akan deja vu MENINGKAT SEIRING BERTAMBAHNYA USIA atau MUNCULNYA PENYAKIT-PENYAKIT DEGENERATIF seperti Alzheimer: kehilangan atau rusaknya sel-sel pada dentate gyrus akibat kedua hal tersebut membuat kita sulit menentukan apakah sesuatu ‘baru’ atau ‘lama’.

Seperti yang dilaporkan LiveScience, Kenneth Peller dari Northwestern University menemukan cara yang sederhana untuk membuat seseorang memiliki ‘INGATAN PALSU’. Karena itu, deja vu mungkin terjadi ketika secara kebetulan sebuah peristiwa yang dialami seseorang serupa atau mirip dengan gambaran yang pernah dibayangkan.

Tapi yang membuatku tertarik, kok bisa ya… aku dan wanita pujaan hatiku itu bisa sama-sama mengalami de javu? Apakah kita berdua merupakan pasangan cinta yang sudah bereinkarnasi? Atau mungkin karena kita sudah sama-sama tua? Atau kita berdua tengah menderita penyakit degeneratif? Atau mungkin kita berdua pernah membayangkan hal yang sama sebelumnya? Yang pasti aku menikmati ROMANTIKA ini…. Hahaaaayyyy!!!! Cwiiit....! Cwiiit....!!!

Jakarta, 02 Agustus 2009
Rahmat HM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar